Beda Rapid Test Antibodi dan Antigen

 Perbedaan Rapid Antibodi, Swab Antigen, dan Swab PCR di Klinik Kecantikan di Jakarta

 

Pure Laser Clinic – Pandemi COVID-19 sudah berlangsung lebih dari 1 tahun di Indonesia. Semua orang diharapkan dapat selalu waspada dan menjaga diri agar terhindar dari infeksi SARS-CoV-2, virus penyebab COVID-19. Yakni dengan menerapkan protokol kesehatan, seperti pakai masker, rajin cuci tangan, dan menjaga jarak aman minimal 1 meter.

Diagnosis COVID-19 sebenarnya hanya dapat dilakukan melalui swab PCR. Namun, rapid antibodi dan swab antigen bisa menjadi pilihan untuk skrining awal. Artinya, kedua tes tidak dapat dijadikan dasar untuk diagnosis COVID-19. Setelah hasil rapid test antibodi dan swab antigen dinyatakan reaktif, yang berarti Kamu pernah atau sedang terinfeksi SARS-CoV-2, perlu dipastikan lagi dengan swab PCR.

Rapid test antibodi

Merupakan skrining COVID-19 yang dilakukan untuk melihat apakah Kamu memiliki antibodi (respons imun) terhadap virus. Jika Anda pernah terinfeksi SARS-CoV-2 (paparan lama atau baru), hasil tes kemungkinan akan reaktif. Virus biasanya membutuhkan waktu sekitar 1 minggu untuk membentuk antibodi dalam darah setelah menginfeksi tubuh.

Bagaimana cara kerja rapid test antibodi? Sampel darah Kamu akan diambil melalui tusukan jari atau pengambilan darah dari pembuluh darah di lengan. Hasil tes terbagi menjadi dua, yaitu non-reaktif dan reaktif.

Sebaiknya Kamu melakukan rapid test antibodi 7-14 hari setelah muncul gejala. Sebab jika dilakukan terlalu cepat, sistem kekebalan tubuh masih meningkatkan pertahanannya, sehingga mungkin hasilnya tidak akurat (negatif palsu / positif palsu). Hasil tes dapat diketahui segera setelah selesai dilakukan.

Swab antigen

Pilihan skrining COVID-19 lainnya adalah swab antigen. Disebut ‘swab’ karena pemeriksaan ini dilakukan dengan teknik usap. Swab antigen dapat mendeteksi potongan protein di permukaan virus (disebut antigen).

Bagaimana cara kerja swab antigen? Saat menjalani tes, tenaga kesehatan akan mengusap bagian belakang hidung atau tenggorokan Kamu untuk mengumpulkan sampel pengujian. Hasil tes serupa dengan rapid test, yaitu non-reaktif dan reaktif.

 

Meskipun tidak seakurat swab PCR, swab antigen bisa Kamu lakukan untuk skrining awal jika mengalami gejala COVID-19. Hasil tes juga cepat karena dapat diketahui 15-30 menit setelah dilakukan. Swab antigen paling akurat dilakukan dalam beberapa hari sejak gejala muncul.

Swab PCR untuk konfirmasi hasil tes

Mengingat rapid test dan swab antigen tidak begitu akurat, artinya dapat menghasilkan positif palsu atau negatif palsu, maka Kamu biasanya akan disarankan untuk menjalani swab PCR untuk mengonfirmasi hasil tes. Terlebih ketika Kamu mengalami gejala COVID-19 tetapi hasil tes negatif, atau ketika hasil tes reaktif. Hasil positif palsu atau negatif palsu bisa terjadi karena Kamu melakukan tes terlalu cepat atau lama sejak gejala muncul.

Apabila hasil swab PCR positif, ketika hasil rapid test dan swab antigen positif, maka Kamu positif terinfeksi COVID-19 dan perlu menjalani perawatan di Rumah Sakit atau isolasi mandiri (tergantung tingkat keparahan gejala).

Pure Laser Clinic, Klinik Kecantikan di Jakarta, memiliki layanan COVID-19 Rapid Antibodi dan Antigen untuk syarat melakukan perjalanan dan keperluan lainnya. Harga tes terjangkau dan sudah termasuk surat keterangan dari dokter. Kamu bisa mendapatkannya di Pure Laser Clinic cabang Grand Indonesia & Lippo Mall Puri.

Terdapat juga Vitamin C Immune Booster Injection untuk Kamu yang ingin menjaga kesehatan dan kekebalan tubuh agar lebih aman dari COVID-19.

Yuk kunjungi Pure Laser Clinic terdekat dan Reservasi Sekarang!

Tinggalkan Balasan