Cara Mencegah Bekas Jerawat Pada Pria Agar Tidak Parah

Keluhan jerawat bukan hanya dirasakan oleh wanita, melainkan pria juga. Namun, kamu perlu tahu kalau tipe jerawat yang muncul pada kulit pria dan wanita cenderung berbeda. Hal ini dipengaruhi oleh faktor hormonal, yakni hormon androgen pada pria dan hormon estrogen pada wanita. Jadi, coba deh perhatikan kondisi kulit kamu dan pasangan. Pasti berbeda! Mari kita bahas mengenai cara mencegah bekas jerawat pada pria.

Kadar hormon androgen pada wanita lebih sedikit dibandingkan pria. Makanya kulit wanita lebih tipis, kering, elastis, dan pori-pori wajah sedikit. Kondisi ini sangat berbeda dengan kulit pria yang lebih tebal, berminyak, kurang elastis, dan lebih berpori. Akibatnya, pria lebih rentan jerawatan karena banyaknya produksi minyak di wajah.

Jerawat di Kulit Pria Lebih Tahan Lama

Alasannya karena kadar hormon androgen pria cenderung konstan sehingga jerawat tetap ada selama belum mendapatkan pengobatan. Sedangkan pada wanita, siklus haid menyebabkan kadar hormon androgen berubah-ubah sehingga jerawat hilang timbul. Ketebalan kulit pria juga menyebabkan jaringan parut alias bekas jerawat yang muncul lebih berat dibandingkan wanita.

Oleh karena jerawat pria tergolong parah, cara terbaik yang bisa dilakukan adalah mengobatinya segera dengan obat penghilang jerawat atau pergi ke dokter kulit kecantikan. Semakin dini pengobatan jerawat dilakukan, semakin berkurang risiko kemunculan bekas jerawat.

Cara Mencegah Bekas Jerawat pada Pria

Pengobatan jerawat pada pria serupa dengan yang dijalani wanita. Perbedaannya terletak pada tingkat keparahan jerawat. Lantas, apa saja pengobatan yang bisa dilakukan untuk mencegah bekas jerawat?

  1. Cegah Penumpukan Minyak Berlebih

Hal ini penting dilakukan bagi pria karena produksi minyak wajahnya cenderung lebih banyak. Penumpukan minyak bisa dicegah dengan mencuci wajah maksimal dua kali sehari. Pastikan untuk menggunakan pembersih wajah pria khusus kulit berminyak. Pembersih wajah yang tepat membantu membersihkan kulit dan membuat pori-pori bernapas sehingga terbebas dari kotoran penyebab jerawat. Selain itu, kamu juga dianjurkan untuk menggunakan scrub atau exfoliator kulit dua kali seminggu. Proses eksfoliasi mendorong pertumbuhan kulit baru lebih sehat, halus, dan kencang.

  1. Obati Jerawat Segera Setelah Kemunculannya

Jika tidak, jerawat berpotensi meradang dan menimbulkan jaringan parut. Langkah pertama adalah mengoleskan krim penghilang jerawat. Sebisa mungkin hindari memencet jerawat, apalagi dengan tangan kotor. Pasalnya kebiasaan ini berpotensi mendorong kotoran dan sel kulit mati ke dalam pori-pori, sehingga bisa memperburuk kondisi kulit yang berjerawat.

  1. Konsultasi ke Dokter Kulit Kecantikan

Terkadang beberapa cara di atas belum ampuh mengatasi jerawat. Maka itu, tidak ada salahnya untuk kamu pergi ke dokter kulit kecantikan. Terlebih jika jerawat meradang dan jumlahnya semakin banyak. Dokter akan membantu pengobatan jerawat dan mencegah timbulnya jaringan parut. Bila telanjur muncul bekas jerawat, dokter mungkin menyarankan tindakan laser untuk menghilangkan jerawat dan bekasnya yang membandel. Untuk mendapatkan perawatan laser berkualitas, kamu bisa datang ke Pure Laser Clinic.

Tinggalkan Balasan