Cara Menjaga Kelembapan Kulit di Bulan Ramadan

Kulit kering dan kusam menjadi keluhan umum di bulan Ramadan. Pasalnya saat puasa, kamu tidak diperbolehkan makan dan minum selama hampir 12 jam. Itu mengapa kamu perlu mengatur asupan cairan harian untuk menjaga kelembapan kulit. Ketahui penyebab dan cara menjaga kelembapan kulit saat puasa di sini, yuk.

Penyebab Kulit Kering dan Kusam Saat Puasa

Penyebab utama kulit kusam dan kering saat puasa adalah kurangnya asupan cairan. Alasan lainnya adalah sebagai berikut:

  • Kurang tidur. Orang yang berpuasa harus bangun lebih pagi untuk menjalani sahur. Tak jarang, hal ini menyebabkan seseorang kurang tidur karena belum terbiasa dengan perubahan waktu makan saat puasa. Padahal, kurang tidur bisa mengubah penampilan wajah, antara lain membuat wajah berjerawat, tampak kusam, muncul kantung mata, hingga penuaan dini.
  • Terlalu banyak makan gorengan. Takjil favorit selain kolak pisang dan buah kurma adalah gorengan. Kamu boleh saja konsumsi gorengan saat berbuka, asalkan tidak berlebihan. Alasannya karena makanan yang digoreng cenderung tinggi asam lemak trans yang mampu mendorong produksi radikal bebas di dalam kulit. Radikal bebas ini memicu proses oksidasi yang berpotensi merusak kulit, termasuk menyebabkan penuaan dini.

Tips Menjaga Kelembapan Kulit Saat Puasa

Kunci menjaga kelembapan kulit saat puasa adalah dengan menghindari pemicunya, antara lain:

 

  • Penuhi kebutuhan cairan tubuh. Caranya dengan minum air putih dua gelas saat berbuka, empat gelas air putih saat makan malam, dan dua gelas air putih saat sahur. Aturan ini dikenal dengan pola 2-4-2.Selain minum air putih, kebutuhan cairan bisa dipenuhi dengan konsumsi sup, jus, serta buah dan sayuran.
  • Konsumsi buah dan sayuran saat sahur dan berbuka. Selain mengandung serat, buah dan sayuran juga mengandung banyak air sehingga mampu menjaga hidrasi kulit. Beberapa buah yang bisa dikonsumsi saat puasa adalah semangka, stroberi, dan tomat. Selain itu, makanan sehat lain yang bisa menjaga kelembapan kulit saat puasa adalah alpukat, pepaya, bayam, tahu, ikan salmon, ikan tuna, dan jagung.
  • Gunakan pelembap sesuai jenis kulit untuk menggantikan kelembapan tubuh yang hilang. Pelembap bisa memaksimalkan fungsi kolagen karena berperan seperti spon yang menyerap kadar air dan menahannya. Kamu bisa menggunakan pelembap setelah mandi dan sebelum beraktivitas. Jangan lupa juga untuk menggunakan tabir surya minimal SPF 30 agar kulit terlindungi dari paparan sinar UV matahari dan radikal bebas lain.
  • Gunakan lip balm. Selain pelembap untuk tubuh, kamu juga dianjurkan untuk memakai lip balm untuk mencegah bibir kering dan pecah-pecah. Oleskan lip balm secara merata di bibir dan gunakan ulang tiap kali bibir mulai terasa kering.

 

Olahraga. Saat puasa, mungkin kamu mager atau takut merasa haus jika berolahraga. Kekhawatiran ini wajar mengingat saat olahraga, tubuh akan mengeluarkan banyak keringat. Meski begitu, olahraga saat puasa tetap dianjurkan. Pasalnya selain menjaga kebugaran tubuh, olahraga saat puasa juga bermanfaat untuk menjaga kelembapan kulit dan membuat kulit tampak lebih cerah. Untuk mencegah kelelahan dan haus, kamu bisa berolahraga 30 menit menjelang waktu berbuka atau setelah salat Tarawih. Cukup lakukan olahraga ringan yang kamu sukai, misalnya berjalan kaki, lari, bersepeda, atau yoga.

Tinggalkan Balasan