Perlukah Pakai Tabir Surya di Dalam Ruangan?

Klinik Kecantikan di Jakarta Pusat : Penggunaan Tabir Surya di Dalam Ruangan

 

Pure Laser Clinic – Pernahkah kamu diingatkan untuk menggunakan tabir surya saat hendak bepergian? Atau mungkin, kamu diingatkan untuk menggunakannya ketika berada di dalam ruangan. Bagi sebagian orang, anjuran memakai tabir surya ketika tidak bepergian terkesan aneh. Tidak terkena matahari, kenapa harus pakai tabir surya?

Alasan Harus Pakai Tabir Surya di Dalam Ruangan

Hal yang wajar jika kamu termasuk orang yang ragu memakai tabir surya saat berada di dalam ruangan. Namun, kamu perlu tahu kalau tabir surya tetap dianjurkan untuk dipakai meski sedang tidak bepergian ke manapun. Kenapa?

Meski tidak terpapar matahari secara langsung, sinar UV tetap bisa masuk ke dalam ruangan lewat sela-sela jendela dan pintu. Jika lengah, paparan sinar UV matahari dalam waktu lama bisa merusak kulit. Jadi, jangan merasa kamu terbebas dari sinar UV matahari hanya karena berada di dalam ruangan.

Terdapat dua jenis sinar UV matahari yang perlu diketahui, yakni UVA dan UVB. Keduanya bisa merusak kulit dengan cara masing-masing. Misalnya sinar UVA yang bisa menyebabkan penuaan kulit, ditandai dengan munculnya flek hitam (hiperpigmentasi) dan keriput. Sedangkan sinar UVB bisa menyebabkan kulit terbakar (sunburn).

Cara Memakai Tabir Surya di Dalam Ruangan

Saat hendak beraktivitas di luar ruangan, kamu dianjurkan untuk memakai tabir surya sekitar 15-30 menit sebelumnya. Sementara jika hanya beraktivitas di dalam ruangan, kamu bisa menggunakan tabir surya kapan saja.

Sebenarnya tingkat SPF tabir surya bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Semakin tinggi angka SPFnya, semakin lama jangka waktu produk mampu melindungi kulit dari paparan sinar UV matahari. Namun bagi yang beraktivitas di luar ruangan, usahakan untuk menggunakan tabir surya dengan SPF minimal 30 atau lebih tinggi. Sedangkan jika hanya di rumah atau ruangan tertutup, cukup gunakan tabir surya dengan SPF rendah.

Hal lain yang perlu diperhatikan sebelum memakai tabir surya adalah, pastikan kulit dalam keadaan kering dan oleskan secara merata. Pastikan juga untuk mengoleskan ulang tabir surta tiap dua jam sekali agar perlindungannya maksimal.

Memilih Tabir Surya Sesuai Jenis Kulit

Penggunaan tabir surya juga perlu disesuaikan dengan jenis kulit agar manfaat yag diperoleh maksimal. Berikut ini jenis tabir surya sesuai jenis kulit yang perlu diketahui:

  • Kulit kering. Sebaiknya pilih tabir surya berbentuk krim, salep, atau losion. Pilih juga tabir surya yang mengandung minyak, lanolin, dan dimethicone karena mampu melembapkan kulit.
  • Kulit berminyak, pilih tabir surya yang bebas kandungan minyak (oil free) atau berbahan gel.
  • Kulit berjerawat. Hindari tabir surya yang mengandung minyak karena rentan memperburuk kondisi jerawat. Lebih baik pilih tabir surya berbentuk gel yang mengandung alkohol.
  • Kulit berbulu, pilih tabir surya yang berbentuk gel atau semprot. Sebaiknya hindari tabir surya berbentuk krim karena bisa menempel pada rambut-rambut halus di kulit.

Bagaimana jika kulit telanjur rusak akibat terpapar sinar UV matahari dalam waktu lama? Kamu bisa melakukan perawatan di klinik kecantikan di Jakarta Pusat seperti Pure Laser Clinic untuk mendapatkan perawatan Photo Laser, Photo Shower, dan Post Laser Treatment seperti Masker dan Infusion.

Rangkaian perawatan tersebut mampu mampu mengatasi kerusakan kulit akibat paparan sinar UV matahari, sekaligus membantu membersihkan wajah dari kotoran dan debu, mengecilkan pori-pori kulit, mengurangi produksi minyak, memperbaiki warna kulit, menstimulasi kolagen, dan mengatasi jerawat. Klinik kecantikan di Jakarta Pusat

Tinggalkan Balasan